Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 327248

Email

perpustakaan@iainmadura.ac.id

Ramadhan; Rame-rame Ngabuburit di Perpustakaan

  • Diposting Oleh Admin Web Perpustakaan
  • Jumat, 14 April 2023
  • Dilihat 204 Kali
Bagikan ke

Hai, sobat KOPER..

Gimana puasa yang sudah memasuki hari-hari terakhir? Senang dan sedih pastinya. Senang karena sudah makin dekat dengan hari nan fitri dan sedih karena ternyata waktu berlalu begitu cepat, ramadhan kariim sudah mau meninggalkan kita. Sudahkah kita berlomba-lomba dalam kebaikan.. yuk makin ditambah lagi semangatnya ya sobat KOPER.

 

Bahasan tentang Ramadhan ini pasti banyak sobat yang tidak asing dengan “ngabuburit”, kegiatan ini memang identik dilakukan saat ramadhan. Ternyata kata ini ada loh di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata ngabuburit adalah menunggu azan maghrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan ramadan. Ngabuburit ini berasal dari kata dasar burit. Contohnya seperti anak-anak yang biasanya ngabuburit dengan bermain.

 

Ngabuburit juga bisa kita isi dengan melakukan hal-hal positif lain lain seperti rame-rame ke perpustakaan loh. Tidak hanya membaca saja, di perpustakaan juga bisa dijadikan sebagai media/ tempat rekreasi yang sesuai pula dengan salah satu fungsi dari perpustakaan. Perpustakaan memiliki banyak koleksi informasi yang menarik. Selain bisa berinteraksi dengan orang lain sobat KOPER juga bisa mendapat informasi-informasi menarik yang ingin diketahui tentang berbagai hal. Tidak sedikit perpustakaan yang kadang melakukan kegiatan berbagi takjil juga loh, wah seru ya.

Kegiatan di perpustakaan memang identik dengan membaca, seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa perintah membaca di dalam kitab suci Al-quran ada di surah surat Al-Alaq ayat pertama dengan kata “iqra”, artinya bacalah.  Karena sejatinya dengan membaca banyak manfaat yang bisa kita dapatkan seperti yang dijelaskan Ensiklopedia Alquran: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-konsep Kunci karya M. Dawam Rahardjo dalam ayat Al-quran surah Azzumar ayat 9

 

 ???? ???? ????????? ?????????? ???????????? ???????????? ??? ???????????? ? ???????? ??????????? ??????? ????????????

 

Yang memiliki arti “Katakanlah, Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran 

disebutkan bahwa kata ulul albab dapat dimaknai sebagai “orang yang berakal”. Kata ulu berarti “memiliki” dan kata albab  berasal dari kata al-lub yang bermakna “otak atau pikiran (intellect)”. Ulul albab juga dapat diartikan dengan seseorang yang memiliki kemampuan yang tajam. Kemampuan akal inilah yang membedakan antara orang yang tahu dan orang yang tidak tahu loh sobat KOPER.

 

Sisi intelektualitas ternyata diungkap pula dalam ayat tersebut. Menurut Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesiapemikiran yang tajam diharapkan mampu mengantarkan manusia kepada usaha untuk membedakan mana yang benar dan yang tidak benar. Berdasar hal tersebut dapat dilihat bahwa ada hubungan antara kegiatan membaca yang diperintahkan oleh Alquran yang akan berdampak pada kemajuan intelektualitas manusia dengan ketakwaannya kepada Tuhan, dengan kata lain semakin seseorang meningkatkan bacaannya dalam artian luas, maka hal itu dapat membawa dia kepada kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat.

(Sumber: Perintah dan Keutamaan Membaca dalam Alquran (tafsiralquran.id))

 

Wah, ternyata seru juga pembahasan ngabuburit sampai kegiatan membaca di perpustakaan ini. Semoga kita semua termasuk pribadi yang selalu mau belajar dan membaca ya..Aamiin.

(Nandika Bintan Elhamah)