Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 327248

Email

perpustakaan@iainmadura.ac.id

Mahasiswa Inspiratif : Selagi Ada Kesempatan, Dicoba dan Ditekuni

  • Diposting Oleh Admin Web Perpustakaan
  • Rabu, 30 Oktober 2024
  • Dilihat 131 Kali
Bagikan ke

Dinda Rahmah Abadiyah yang akrab disapa Diah. Diah adalah mahasiswa IAIN Madura yang inspiratif dengan semangat pantang menyerah. Menyelesaikan program studi S1 Bahasa Indonesia di IAIN Madura dalam waktu 3,5 tahun. Diah menekankan pentingnya mencoba hal baru. "Selagi ada kesempatan, dicoba dan ditekuni. Karena kita tidak akan tahu di percobaan mana kita akan beruntung". Penuturannya tersebut merupakan pesan yang selalu ia tanamkan dalam diri sendiri sebagai motivasi. Ketekunan dan semangatnya mencoba – coba inilah membawa Diah pada berbagai pencapaian. Ia membuktikan bahwa ketekunan mampu membuka banyak pintu keberhasilan.

Diah telah mengukir prestasi yang beragam selama menempuh pendidikan. Ia meraih juara kedua dalam lomba videografi yang diselenggarakan Perpustakaan IAIN Madura pada Puncak Hari Kunjung Perpustakaan pada tahun 2023. Diah juga terpilih sebagai salah satu dari 26 mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia. Berkat kerja kerasnya, Diah berhasil lolos dan berangkat serta mendapatkan pengalaman berharga di kancah internasional.

“Saya melaksanakan KKN di Malaysia selama 28 hari. Saya disana tinggal Pondok Pesantren, saya juga pertama kali mondok pada saat di Malaysia. Saya tidak pernah terpikirkan sekalinya mondok di Malaysia. Ada pengalaman yang sangat berharga pada saat itu dimana saya merasa malu, karena semua santri disana hafal Juz 30. Maka bertekadlah lah bahwa saya juga harus hafal, Alhamdulillah berkat pertolongan ALLAH saya berhasil hafal Juz 30 tersebut”. Tutur Dinda Rahmah Abadiyah dalam wawancaranya.

Kegigihan Diah tidak berhenti di sana. Ia juga memiliki keahlian sebagai make-up artist yang dimulai sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang. Keterampilan ini ia dapatkan dari ibunya dan semakin diasah melalui pelatihan di Pamekasan dan Surabaya. Dedikasinya dalam bidang rias wajah menarik perhatian hingga pernah diundang oleh Ibu Bhayangkari Polda Kalimantan Timur untuk merias disana. Meskipun jadwal kegiatan tersebut bersamaan dengan Ujian Akhir Semester di IAIN Madura. Diah berhasilkan meyakinkan dosennya untuk dapat mengikuti ujian susulan tanpa mengorbankan prestasi akademiknya.

Diah juga memiliki bakat lain sebagai master of ceremony (MC) yang sudah ia tekuni sejak SMA tepatnya mulai dari tahun 2015 hingga sekarang. Bakat public speaking ini terinspirasi dari guru Seni Budaya di MAN 1 Pamekasan Ibu Roro Jamilah guru mata pelajaran seni budaya. Keterampilan ini menjadikannya pilihan untuk berbagai acara, termasuk pernikahan dan event besar lainnya. Tak hanya sebagai MC,  ia juga berpengalaman menjadi presenter dan penyanyi. Antara lain Madura Kholik dan sebagai host di IMTV IAIN Madura selama dua setengah tahun.

Menurut Diah semua pencapaiannya ini adalah hasil dari "coba-coba" yang dilakukan dengan tekad kuat dan usaha yang sungguh-sungguh. Setiap kesempatan adalah ruang belajar dan pengembangan diri baginya. Semangat pantang menyerah inilah yang ia harapkan bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mencoba, berusaha, dan berjuang selagi kesempatan masih ada. Hingga sekarang diah masih bergelut dibidang  make-up artist , master of ceremony (MC)  dan penyelenggara acara atau sering disebut event organizer (EO) mulai dari hajatan dan berbagai event besar. AH