Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 327248

Email

perpustakaan@iainmadura.ac.id

Momen Berharga: Upaya Perpustakaan IAIN Madura Memperkenalkan Naskah Kuno Kepada Civitas Akademika IAIN Madura

  • Diposting Oleh Admin Web Perpustakaan
  • Kamis, 26 September 2024
  • Dilihat 186 Kali
Bagikan ke

Pamekasan– Hari yang cerah dan sebuah momen penuh makna terjadi pada hari kamis tanggal 26 september 2024. Dimana tujuh orang pustakawan mendampingi Kepala Perpustakaan IAIN Madura Bapak Mustajab, S.Ag., S.IPI., M.Pd. berkunjung ke Perpustakaan Raden Umro Pamekasan yang dikelola oleh Kyai Habibullah. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan memperoleh wawasan mengenai koleksi naskah kuno yang ada di perpustakaan tersebut.

Kyai Habibullah menjelaskan bahwa Perpustakaan Raden Umro Pamekasan memiliki koleksi naskah kuno yang berasal dari Ponpes Az-Zubair Sumber Anyar. Beliau juga menuturkan bahwa koleksi naskah ini sebelumnya disimpan di rumah ibu dari Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, S.Psi. yang masih keluarganya. Perpustakaan Raden Umro Pamekasan tidak memiliki koleksi lain selain naskah kuno. Kyai Habibullah pernah menempuh studi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dan memulai ketertarikannya pada naskah kuno dan sejarah saat sering membaca beberapa referensi sejarah.

Kyai Habibullah mengingat bahwa kakeknya memiliki banyak sekali naskah kuno yang kurang terawat. Beliau bersama kakaknya memeriksa dan menemukan sejumlah naskah kuno. Sebagian besar dalam kondisi yang tidak dapat diselamatkan. Sekitar seperempat dari total koleksi berhasil diamankan.

Karena keterbatasan pengetahuan mengenai perawatan naskah kuno. Kyai Habibullah memutuskan untuk meminta ijin  dan memindahkan koleksi tersebut ke Perpustakaan Raden Umro Pamekasan. Beliau juga menceritakan bahwa pada tahun 2008 Kementerian Agama sempat melakukan upaya digitalisasi dan katalogisasi terhadap naskah kuno tersebut. Pada tahun 2018 Perpustakaan Nasional juga melaminasi naskah kuno tersebut. Naskah kuno tersebut dipelihara agar kondisinya tetap rapi dan bisa dipelajari.

“Besar harapan saya agar naskah kuno yang ada dapat bermanfaat. Disini naskah kuno diperbolehkan untuk disentuh dan dapat dipelajari. Sehingga kita semua dapat memahami isi dari naskah kuno  dan jenis kertas yang digunakan. Dengan kedatangan Bapak Mustajab bersama timnya juga dapat memberikan masukan kepada para dosen untuk melakukan penelitian terhadah naskah kuno yang ada disni. Terutama oleh mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi atau tesis. Sehingga hasilnya dapat memberikan kontribusi bagi pengetahuan” tutur Kyai Habibullah.

Bapak Mustajab selaku Kepala Perpustakaan IAIN Madura merespon dengan antusias. Beliau berencana untuk mengadakan beberapa kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri di Perpustakaan IAIN Madura. Termasuk didalamnya membuat sebuah pameran naskah kuno sehingga seluruh civitas akademika dan masyarakat mengetahui tentang adanya naskah kuno. Beliau juga akan menginformasikan tentang potensi penelitian dari naskah kuno dengan harapan dapat menjadi kajian berkelanjutan bagi civitas akademika. AH